Mar 24, 2015

Audit Kinerja



BAB 14
PENGUMPULAN DAN PENGUJIAN BUKTI AUDIT
Pengumpulan Bukti Audit
            Dalam rangka pengumpulan bukti audit, auditor harus menyadari bahwa terdapat perbedaan materi pengumpulan bukti audit pada audit keuangan dan audit kinerja.Pada pelaksanaan audit keuangan, auditor membutuhkan bukti-bukti untuk melakukan verivikasi atas asersi dalam laporan keuangan. Dalam audit kinerja, auditor lebih menekankan pada penggunaan data keuangan maupun data operasional untuk menilai; (1) apakah sumberdaya diperoleh secara ekonomis, (2) apakah sumber daya dimanfaatkan secara efisien, dan (3) apakah tujuan organisasi, program, atau kegiatan dapat dicapai secara efektif.
TujuanPengumpulanBukti Audit
            Umumnya, data dikumpulkan untuk memudahkan dalam menjelaskan objek yang diaudit.Selain itu, pengumpulan data berguna untuk mengukur output dan dampak dari bidang yang diaudit, menguji hipotesis, dan menjelaskan mengenai kinerja atau kekurangan dari kinerja auditee. Pengumpulan audit juga merupakan bagian dari proses pembelajaran internal, dimana auditor dapat memahami cara auditee dalam menjalankan fungsinya.
Teknik- teknik Pengumpulan Bukti Audit
·         Review Dokumen
Review dokumen dapat digunakan untuk memahami entitas dan menelaah peraturan.Untuk itu, pihak pejabat yang diaudit wajib memberikan dokumen yang diminta oleh auditor, tentunya yang berkaitan dengan audit. Namun terdapat beberapa kekurangan dari metode ini, antara lain membutuhkan waktu yang cukup lama serta tenaga dan pikiran yang lebih besar. Metode ini juga tidak memberikan bukti fisik.
·         Wawancara (Permintaan Keterangan)
Wawancara dilakukan oleh auditor untuk memperoleh, melengkapi, dan/ atau meyakini informasi yang dibutuhkan terkait dengan tujuan audit. Kelebihan dari wawancara adalah dapat mengetahui emosi pihak yang diwawancarai dan dapat menganalisis kemungkinan penyebabnya. Kekurangannya adalah hasil wawancara perlu diperkuat dengan sumber lainnya, menuntut keahlian inter personal, dan kemungkinan adanya jawaban yang mendua.
·         Kuesioner
Kuesioner dapat digunakan untuk memperoleh masukan mengenai mutu pelayanan dan membantu menganalisis sebab akibat. Kelebihan kuesioner adalah efektif untuk memperoleh pendapat dari banyak orang dan memberikan tingkat keyakinan yang cukup tinggi. Adapun kekurangannya adalah butuh waktu dan kadang sulit membuat keputusan.

·         Observasi Fisik
Observasi digunakan ketika auditor ingin menguji keberadaan suatu asset fisik guna mengetahui kesesuaian mutu dengan kriteria. Observasi dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan pemotretan, perekaman, dan/ atau pengambilan contoh fisik objek yang dilakukan oleh auditor.
Pengujian Bukti Audit
            Bukti yang telah diperoleh dengan berbagi teknik masih perlu diuji. Pengujian dapat dilakukan dengan beberapa metode. Metodologi meliputi tidak hanya sifat dan prosedur yang dijalankan auditor, namun juga sejauh mana prosedur tersebut harus dilakukan.
Tujuan dan Manfaat Pengujian Bukti Audit
            Pengujian bukti-bukti audit dimaksudkan  untuk menentukan atau memilih bukti-bukti audit yang penting dan perlu sebagai bahan penyusunan suatu temuan dan simpulan audit. Selain itu, berdasarkan bukti-bukti yang sudah diuji auditor dapat melakukan hal-hal berikut:
1.      Mengembangkan hasil pengujian untuk menilai apakan kinerja entitas yang diaudit telah sesuai dengan criteria atau tidak.
2.      Mengumpulkan hasil pengujian dan membandingkannya dengan tujuan audit tersebut.
3.      Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan untuk memperbaiki kinerja entitas tersebut.
4.      Memanfaatkan hasil pengujian untuk mendukung rekomendasi dan simpulan audit.
Langkah- Langkah Pengujian Bukti Audit
1.      Menentukan teknik pengujian
2.      Membandingkan hasil pengujian bukti-bukti audit dengan kriteria audit
3.      Mengidentifikasi sebab dan akibat dari perbedaan
4.      Mengidentifikasi usulan rekomendasi atas temuan
Teknik Analisis Bukti Audit
            Pengujian bukti audit dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa teknik, seperti model logika program, perbandingan dengan rasio, analisis regresi, analisis manfaat-biaya, atau simulisasi.
Penggunaan Konsultan
            Untuk mencapai objektivitas penilaian, adakalanya seorang auditor melibatkan bantuan dari tenaga ahli dan konsultan. Tenaga ahli dan konsultan dapat digunakan dalan dua cara, yaitu (1) di luar kegiatan audit atau (2) dilibatkan sebagai anggota yang menambah kekauatan tim audit yang diberitugas.

PEMIKIRAN MENGENAI TEORI



Jenis Struktur Teoritis

Berdasarkan Wikipedia Bahasa Indonesia, Teori adalah serangkaian bagian atau variabel, definisi, dan dalil yang saling berhubungan yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenai fenomena dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah. Defenisi dari Teori menurut Mario Bunge adalah suatu sistem sistem hipotesis, dimana rumusan hukum terlihat jelas diantaranya. Sehingga kita dapat mengatakan bahwasannya inti dari teori adalah suatu sistem dari rumusan hukum.
Hukum atau ilmu hukum adalah suatu sistem aturan atau adat yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa, pemerintah atau otoritas melalui lembaga atau institusi hokum
Dalil bisa disebut pendapat yang dikemukakan dan dipertahankan sebagai suatu kebenaran atau keterangan yg dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran
Konsep adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya. Konsep juga dapat diartikan pembawa arti.
Variabel adalah suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga mempengaruhi peristiwa atau hasil penelitian. Dengan menggunakan variabel, kita akan mmeperoleh lebih mudah memahami permasalahan. Hal ini dikarenakan kita seolah-olah seudah mendapatkan jawabannya
Hipotesis adalah pernyataan dalam bentuk dugaan sementara yang harus dibuktikan kebenaranya.
Unsur-unsur yang terkandung dalam teori adalah konsep, dalil, dan hipotesis yang saling berhubungan dalam sebuah struktur sistematis yang memungkinkan diberikannya penjelasan dan prediksi. Hubungan yang sistematis dari hipotesis yang saling berhubungan ini diperoleh melalui formalisasi suatu teori.
Tingkatan formalisasi terdiri dari enam jenis utama struktur teoritis.
1.      Teori Deduktif lengkap
Sebuah struktur formal yang lengkap dengan penjelasan secara penuh dan menyeluruh dan perluasan deduktifnya dinyatakan secara lengkap.
2.      Teori Hierarki
Teori dimana komponen-komponennya terdiri dari kumpulan prinsip-prinsip dasar
3.      Teori Prapenggandaian Sistematis
Teori yang mengandaikan isi teori dari sebeumnya sudah lengkap atau lengkap sebagian
4.      Teori Kuasi-deduktif
Teori yang seolah-olah deduktif karena menggunakan logika induktif  dan proses induktif yang tidak lengkap, atau mengandalkan primitif relatif.
5.      Teori Percobaan
Sistem yang  dibuat tanpa modifikasi yang signifikan, hanya sebagian yang bisa dibuat menjadi struktur formal dan sebagian lain tidak dapat diformalisasi
6.      Teori yang Saling Berhubungan
Teori yang komponennya saling terhubung sehingga membentuk suatu konfigurasi atau pola yang dapat diidentifikasi.

3.1.2 Fungsi dan Struktur Teori
John Harvard dan Sheth Jagdish mengklasifikasikan fungsi teori menjadi empat kategori :
Ø  Fungsi Deskriptif
Mencakup penggunaan gagasan atau konsep dimana memberikan penjelasan terbaik atas suatu fenomena dan kekuatan yang mendasarinya
Ø  Fungsi Pembatasan
Mencakup pemilihan suatu kumpulan peristiwa favorit yang harus dijelaskan dan memberikan pengertian atas abstraksi yang diformulasikan dalam tahap tersebut
Ø  Fungsi Generatif
Kemampuan untuk menghasilkan hipotesis yang dapat diuji, yang merupakan suatu tujuan utama dari suatu teori, atau untuk memberikan prasangka, pemikiran, dan ide – ide  yang menjadidasar pengembangan suatu hipotesis
Ø  Fungsi Integratif
Kemampuan untuk menyajikan secara koheren dan konsisten, integrasi dari berbagai konsep dan hubungan dalam suatu teori.
Struktur suatu teori sama pentingnya juga karena menentukan fungsi dari teori tersebut. Struktur ini dapat digambarkan dalam tingkat-tingkat tertentu, diantaranya
1)      Tingkat abstraksi
Meliputi penyederhanaan dan generalisasi konsep dan hubungan untuk menghilangkan fitur-fitur yang kurang relevan dalam menjelaskan suatu fenomena.
2)      Realisme versus Idealisme
Para realis berpikir bahwa dunia telah memberikan mereka satu struktur yang harus mereka temukan. Mereka percaya apapun yang mereka rasakan benar-benar ada dan berasal dari dunia ini.  Sedangkan para idealis meyakini bahwa tidak terdapat dunia realistis eksternal dan riset yang dilakukan adalah untuk menciptakan struktur bukan menemukannya. Para Idealis berpikir bahwa kehidupan memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri
3)      Objektivitas versus subjektifitas
Mencerminkan dilema yang dihadapi oleh para peneliti dalam memandang suatu konsep dan usulan secara objektif, yaitu, dengan memberikan suatu arti yang umum, atau secara subyektif, yaitu memberikan suatu arti pribadi yang unik.
4)      Introspeksi versus ekstrospeksi
Mencerminkan dilema peneliti apakah memformulasikan teori secara introspektif, yaitu dari sudut panjang objek yang menjadi studi, atau secara ekstrospektif yaitu dari sudut pandang peneliti sebagai seorang pengamat.
5)      Tingkat formalitas
Muncul dari adanya kebutuhan dalam situasi tertentu untuk memberikan suatu teori formal secara khusus dan seragam mengintegrasikan seluruh aspek-aspek teori yang relevan.

Oct 9, 2014

PENCITRAAN


Dibelakang panggung itu
Kau mencicipi anggur di cawan yang terpenjara di jemarimu
Ya, kau duduk manis
Dikeliling para budak politikmu
Di atas singgahsana mu yang megah itu
Aksi mulut manis mu pun dimulai
Kau berjalan menghampiri para kuli tinta itu
Raut wajah mu seakan simpati
Tingkah laku seakan peduli
Tapi apa?
Hanya seakan! Seakan akan!
Pemimpin yang sungguh diagungkan rakyat
Sungguh dipuja
Tumpuan Harapan
Bisakah engkau tak menunjukkan wajah kasihan mu itu?
Hanya lakukan saja
Yang dibutuhkan oleh rakyat
Hanya itu saja
Kembalikan hak rakyat!
Hanya itu saja
Bukan yaang kau berikan ini
Kami tidak butuh
Sebuah PENCITRAAN



#ShameonYouMrPresident

Oct 4, 2014

KONSEP SEKTOR PUBLIK



Pengertian Sektor Publik
 
Sektor publik dapat diartikan sebagai sektor pelayanan yang menyediakan barang/ jasa bagi masyarakat umum dengan sumber dana yang berasal dari pajak dan penerimaan negara lainnya, dimana kegiatannya banyak diatur dengan ketentuan atau peraturan.
Barang Publik : Produk sektor Publik
Barang publik merupakan barang dan jasa yang diaddakan oleh sektor publik (pemerintah) untuk kepentingan masyarakat. Terdapat dua sifat utama barang publik, yaitu nonexcludability (tanpa pengorbanan) dan nonrivalness in consumption (tanpa persaingan).
Dalam menentukan jumlah dan harga barang pada sektor publik memerlukan suatu proses (termasuk politik) yang cukup panjang berbeda pada sektor privat yang mempertimbangkan secara dominan pada maksimalisasi keuntungan yang diperoleh.

Komponen Sektor Publik
Komponen Sektor Publik menurut GFS manual 2001, yakni Sektor Pemerintah dan Perusahaan Publik. Dimana Sektor Pemerintah terdiri dari Pemerintah Pusat, Pemerintah negara bagian/ provinsi/ wilayah, dan Pemerintah daerah. Dan perusahaan Publik terdiri atas Perusahaan Publik Keuangan dan Perusahaan Publik Non Keuangan.
Manajemen Sektor Publik
Dasar keputusan pada manajemen Sektor Privat lebih banyak didasarkan pada rasional ekonomi dan tingkat keuntungan yang akan dicapai, berbeda dengan manajemen sektor publik yang memiliki siklus perencanaan yang merupakan tahapan awal, yakni Perencanaan Strategis dan Operasional. Dimana siklusnya sbb.
1.      Perencanaan Strategis yang merupakan bentuk perencanaan jangka panjang atau jangka menengah yang dilakukan untuk tujuan dan sasaran strategis organisasi.
2.      Perencanaan Operasional yang merupakan penjabaran dari perencanaan strategis dalam jangka pendek yang umumnya memuat target dan kegiatan yang akan dilaksanakan selama setahun.
3.      Penganggaran
4.      Pengendalian dan Pengukuran
5.      Pelaporan yang merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan akuntabilitas organisasi publik.


Pengukuran Kinerja Sektor Publik
Pengukuran Kinerja Sektor publik memiliki tujuan:
1.      Menciptakan akuntabilitas Publik
2.      Mengetahui tingkat ketercapaian tujuan organisasi
3.      Memperbaiki kinerja periode-periode berikutnya
4.      Menyediakan saran pembelajaran pegawai
5.      Memotivasi pegawai

Permasalahan Pengukuran Kinerja Sektor Publik
1.      Pemerintah memberikan kewajiban dan nilai bukan pada produk/ barang kepada masyarakat
2.      Organisasi-organisasi  publik biasanya lebih banyak melibatkan suatu proses daripada produk
3.      Suatu proses yang baik belum tentu menghasilkan produk akhir yang dapat diterima oleh semua pihak
4.      Suatu produk publik biasanya tidak dihasilkan oleh satu organisasi melainkan bersama-sama dengan pihak lain.
5.      Kinerja Publik tidak terisolasi
6.      Unsur sebab akibat dalam sektor publik sering tidak jelas
7.      Lingkungan yang sangat dinamis

Aspek pengukuran kinerja sektor publik meliputi: Input, Proses, Output,  Outcome. Dimana konsep ini berkaitan erat dengan economy (Pengadaan Input), efficiency (Proses Input menjadi Output), dan effectiveness (manfaat serta dampak dari output dan outcome).
Pada saat pengukuran efisiensi yang hanya membandingkan antara input dan output belum tentu menunjukkan efisiensi sesungguhnya, maka untuk mengukur yang sebenarnya ada standar efisiensi, yaitu Standar teknik, historis, perbandingan dengan organisasi lain, dan Pemanfaatan Utilitas.

Perluasan Konsep 3E Pada Sektor Publik
Dalam Sektor Publik yang memiliki konsep 3E (economy, efficiency, effectiveness) diperluas dengan menambahkan equity (Keadilan) dimana semua masyarakat mempunyai kesempatan sama untuk memperoleh pelayanan, tanpa adanya diskriminasi.

Sektor Publik dan Keuangan Negara
Sektor Publik dan Keuangan Negara bagaikan dua sisi mata uang. Sektor Publik menggunakan keuangan negara sebagai sumber daya, sedangkan keuangan negara dikelola oleh sektor publik.

Religion

Jangan biarkan agama memecah belah kita. Itu merupakan urusan pribadi kita dengan Maha Kuasa. Bukan hak kita untuk menghakimi agama mereka salah, bukan hak kita untuk mengatakan orang yang beragam satu tidak cocok untuk memimpin. Pemikiran yang sangat sangat tidak baik dan tidak dapat dinilai oleh akal kita masing-masing bahwa itu benar. 
Sangat disayangkan begitu tertinggalnya negara kita tercinta ini dibandingkan negara-negara lain didunia ini bisa disebut hanya karena kedengkian, keirian kita dengan agama yang lain. 
Apa salahnya agama mereka lebih dikenal? 
Apa salahnya agama mereka lebih berkembang?
Bisa kita lihat yang sedang marak di Televisi bahwasanya FPI demo besar-besaran untuk menolak DKI Jakarta Ahok Basuki dengan alasan kebijakan pemprov DKI berupa larangan menjual hewan kurban di trotoar, dan larangan pemotongan hewan kurban di masjid serta di sekolah.
Tapi apa? 
Apa hubungan nya demo tersebut dengan spanduk yang bertuliskan "Muslim tidak membutuhkan Ahok!"

Sungguh sangat disayangkan, padahal kebijakan tersebut demi kebaikan Kota Jakarta itu sendiri.
Apabila kita baca berita dikatakan bahwa Aksi anarkisme ormas itu beragam. Menurut Rikwanto, mereka melempar batu pada polisi yang berjaga, menghunuskan samurai dan menyabet-nyabetkannya, memukulkan senjata kayu, dan melempar kotoran sapi yang memang sudah disiapkan.
Ketika kita memiliki anak dan berperilaku seperti ini bukankah kita kecewa? Bukan kah Tuhan kita kecewa melihat kita dalam keadaan seperti ini?Tidak memiliki sopan santun, etika, maupun moral.
Terpecah belah karena agama yang kita buat padahal dengan maksud dan tujuan lebih mendekatkan diri lagi dengan Tuhan. 
Bukankah Indonesia ini akan sangat damai bahkan dunia ini apabila kita berpikir seperti Mahatma Gandhi dan Dalai Lama? 

Konflik di dunia karena Agama pula.
 
** Perang Salib , di mana orang-orang Kristen dibakar hidup-hidup Yahudi dan Muslim bersama-sama di Jerusalem .

** Inkuisisi , yang berlangsung lebih dari 400 tahun .

** Salem penyihir hiasan .

** " 30 tahun Perang " antara Protestan dan Katolik

** Kekerasan dan pembunuhan di Irlandia antara Katolik dan Protestan .

** Konflik antara Hindu dan Islam , di India , termasuk pembentukan dua negara , India dan Pakistan .

** Pembunuhan karena sumber kutipan di atas " Allah tidak memiliki Agama " , Mahatma Ghandi .

** Pembunuhan di Irak antara Sunni dan Syiah .

** Pembunuhan di Afghanistan antara Sunni dan Syiah .

** Holocaust .

** Gejolak saat ini di Timur Tengah antara Israel dan Palestina .

** Kemungkinan2 perang antara Israel , Amerika Serikat, dan Iran 
“This is my simple religion. There is no need for temples; no need for complicated philosophy. Our own brain, our own heart is our temple; the philosophy is kindness.”   Dalai Lama
 

Jun 27, 2014

PItbull "Wild Wild Love" (feat. G.R.L.)

   [Hook: GRL]
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
This wild wild love of ours
It can't be tamed, no
For better or worse
A blessing or a curse
Long live this wild wild love of ours
Long live this wild wild love

[Verse 1: Pitbull]
Ladies and gentleman
You're looking at the new playboy
Who you?
That's right, Armando Christian Perez
And when it comes to that pretty little bitty kitty
Don't stop get it get it baby let me pet it
I got that wild love
Love to get wild dirty freaky nasty, yeah I said it
I'll make you lose your heart and your mind at the same time
Don't believe me, bet it
I'm obsessed with that wild love for sure
Even though it's a catch twenty-two
It's a gift and curse for sure
But baby you know that you love it too, that's why

You need it, you want it
All over your body
This loving I'm giving
It's worth more than money
You need it, you want it
All over your body
I know that you want this
Wild, wild, love

[Hook: GRL]
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
For better or worse
A blessing or a curse
Long live this wild wild love of ours
For better or worse
A blessing or a curse
Long live this wild wild love of ours

[Verse 2: Pitbull]
Not only am I a client, I'm the player president
The globe is my backyard, baby it's evident
When it comes to Miami, I always represent
Read all about it, ladies and gents
I'm the chico for the game
I like my women yin
I like my women yang
I like my women fine
I like them off the chain
Take 'em all the world cup, Brazil, "Tudo bem?"
You know I'll meet 'em, greet 'em, read 'em
Treat 'em, always keep them feeling right
I don't know if I can handle all five
But baby we can try tonight, dale

You need it, you want it
All over your body
This loving I'm giving
It's worth more than money
You need it, you want it
All over your body
I know that you want this
Wild, wild, love

[Hook: GRL]
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
For better or worse
A blessing or a curse
Long live this wild wild love of ours

All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
All this wild wild love of ours
It can't be tamed, no
For better or worse
A blessing or a curse
Long live this wild wild love of ours

[Outro: Pitbull]
Mr Worldwide
GRL
What better than five beautiful women

Long live this wild wild love of ours